Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas, Gde Pradnyana kepada detikFinance, Rabu (28/9/2011).
"Kehilangan produksi per hari antara 15-16 ribu bph. Saat ini sedang diselesaikan beberapa hal terkait pengadaan FSO pengganti, serta pengganti pasokan listrik yang hilang akibat tidak beroperasi genset yang ada di atas (kapal) Lentera Bangsa," jelas Gde.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini beberapa orang ahli pemadam kebakaran kapal dan penyelidik sudah berada di sana untuk mengevaluasi kondisi terkini," kata Gde.
Sesuai standar keamanan operasi, CNOOC terpaksa menghentikan produksi minyak sebesar 15.000 bph dari sumur-sumur minyak di Blok South East Sumatera yaitu lapangan Widuri, lapangan Intan, lapangan Aida, dan lapangan Indri sejak kebakaran FSO Lentera Bangsa.
(dnl/qom)











































