Demikian disampaikan Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brodjonegoro dalam jumpa pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (28/9/2011).
"Realisasi subsidi sampai dengan 23 September 2011 didominasi besarnya realisasi subsidi BBM yang mencapai sebesar Rp 83,8 triliun atau 64,6%. Lebih tinggi dari tahun lalu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk subsidi non energi, baru terealisasi 37,9% dari alokasi dalam APBN-P 2011 sebesar Rp 41,9 triliun atau senilai Rp 15,9 triliun. Sehingga secara keseluruhan total realisasi subsidi masih 54,7% dari Rp 237,2 triliun atau sebesar Rp 129,8 triliun.
(nia/dnl)











































