PLN: 19 Juta Pelanggan Listrik 450 VA Tak Kena Kenaikan Tarif

PLN: 19 Juta Pelanggan Listrik 450 VA Tak Kena Kenaikan Tarif

- detikFinance
Kamis, 29 Sep 2011 15:30 WIB
PLN: 19 Juta Pelanggan Listrik 450 VA Tak Kena Kenaikan Tarif
Jakarta - PLN menyampaikan pelanggan rumah tangga 450 VA sejauh ini sudah mencapai 19 juta. Angka tersebut sangat signifikan dan pelanggan inilah yang tak terkena kenaikan tarif dasar listrik (TDL) 10% di April 2012.

Sebelumnya, anggota Komisi VII DPR menilai rencana tersebut dinilai 'akal-akalan' karena dikatakan pelanggan listrik 450 VA cenderung sudah sedikit dan langka. Namun PLN menampik hal tersebut, sampai saat ini masih banyak pelanggan kelas 450 VA.

"Kalau dibilang 'akal-akalan', itu nggak nyambung, padahal pelanggan 450 VA di PLN itu sudah 19 juta pelanggan yang sekarang ini," tegas Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun menanggapi hal tersebut yang ditemui di Gedung DPR, Senayan, Kamis (29/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Benny menegaskan sampai saat ini masih banyak pelanggan listrik yang berada dalam range 450 VA. Jumlah sebanyak 19 juta tersebut akan merasakan dampak akibat adanya rencana pemerintah untuk menaikkan tarif listrik 10% ke depannya.

"Kita itu memasang target, di tahun 2011, bisa menyambung 800.880 ribu pelanggan 450 VA. Sedangkan realisasinya sudah 620 ribu pelanggan 450 VA. Jadi, saya heran kalau bisa dibilang akal-akalan," heran Benny.

Seperti diketahui, sejauh ini anggota Komisi VII DPR masih meragukan terkait rencana kenaikan TDL 10% untuk pelanggan di atas 450 VA.

Zulkieflimansyah, salah satu anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKS yang menilai pengecualian kenaikan listrik bagi pelanggan 450 VA dinilai tidak riil. Karena pada saat ini, justru sudah banyak pelanggan listrik yang berada di kelas 900 VA.

"Kalau naikkan listrik 10% kecuali 450 VA itu menurut saya hanya akal-akalan. Karena sekarang yang paling kecil justru orang hanya pakai yang 900 VA. Mungkin kalau yang 900 VA tidak dinaikkan, itu akan terasa lebih fair," tanggapnya.

Dirinya melanjutkan, sebaiknya pemerintah menghapus saja rencana tersebut. Karena hal itu dinilai tidak efektif. Pelanggan listrik 450 VA untuk saat ini sudah lebih sedikit dan terkesan 'langka' karena sudah banyak yang memakai 900 VA.

Seperti diketahui, sejauh ini belum ada kesepakatan antara pemerintah dan anggota Komisi VII DPR untuk menetapkan asumsi makro dalam RAPBN 2012 untuk sektor ketenagalistrikan, khususnya pada rencana kenaikan listrik tersebut.

Pemerintah juga sebelumnya sudah memberikan kajian-kajian kepada anggota Komisi VII terkait pertimbangan dan perhitungan kenaikan listrik itu.

Dalam rapat hari ini, sempat ditampilkan mengenai dampak kenaikan tarif tenaga listrik. Misalnya, jika kenaikan listrik diberlakukan sebesar 10% kecuali untuk pelanggan 450 VA, maka diperkirakan bahwa besaran inflasi di 2012 nanti adalah sebesar 5,3%.

Dikatakan juga, berdasarkan hasil kajian BI, BPS, dan LPEM UI didapatkan dampak langsung inflasi akibat kenaikan TTL (Tarif Tenaga Listrik) berkisar antara 0,18%-0,57&. Sedangkan dampak tidak langsungnya berkisar antara 0,04%-0,49%.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads