Demikian disampaikan Dirjen Migas Kementerian ESDM, Evita Legowo yang dikutip dalam situs resmi Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (5/10/2011).
"Saya ingin menekankan bahwa ada peluang besar untuk mengkonkretkan kemitraan masa depan kita dalam industri gas, antara lain pengembangan kapal LNG skala kecil dan terminal penerima (receiving terminal), LPG Plant, transmisi, distribusi, dan jaringan pipa," jelas Evita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak ragu untuk memperkuat hubungan antara kedua negara, terutama di sektor gas, akan menguntungkan bagi kedua Negara," ujarnya.
Transfer teknologi ini merupakan bagian kerjasama di masa lalu. Maka itu menurut Evita hal ini perlu dilanjutkan dan direalisasikan.
(nrs/dnl)











































