Gandeng Rusia, Chavez Ingin Bentuk Kartel Minyak Tandingan OPEC

Gandeng Rusia, Chavez Ingin Bentuk Kartel Minyak Tandingan OPEC

Nurul Qomariyah - detikFinance
Jumat, 07 Okt 2011 08:30 WIB
Gandeng Rusia, Chavez Ingin Bentuk Kartel Minyak Tandingan OPEC
Caracas -

Presiden Venezuela Hugo Chavez ingin menciptakan sebuah kartel grup negara-negara pengekspor minyak menyaingi OPEC. Kelompok baru itu diharapkan hanya beranggotakan negara-negara raksasa minyak dunia.

Keinginan tersebut disampaikan Chavez saat menjami Deputi Perdana Menteri Rusia Igor Sechin dan Menteri Energi Sergei Smatko, seperti dikutip dari AFP, Jumat (7/10/2011).

"Saya memiliki sebuah ide, menciptakan organisasi baru... dari raksasa-raksasa minyak," ujar Chavez selama sidang kabinet yang disiarkan radio dan televisi yang juga dihadiri oleh pejabat perwakilan Rusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak lebih dari 4 atau 5 negara saja," ujar Chavez. Dan tentu saja, Rusia dan Venezuela akan masuk dalam kartel baru itu.

Ia mengatakan, Rusia dan Venezuala adalah dua raksasa minyak yang ada di planet ini, dan super-kartel bisa hadir bersamaan dengan Organization of Petroleum Exporting Counties (OPEC).

"Pendekatannya tidak semua berarti OPEC akan menderita. OPEC adalah organisasi dengan sejarah, profil, jalur dan Venezuela telah memainkan dan akan terus berperan penting," imbuh Chavez.

Sebagai seorang anggota pendiri OPEC, Venezuela memiliki produksi minyak rata-rata 3 juta barel per hari. Menurut International Energy Agency, Venezuela merupakan negara penghasil minyak terbesar ke-8 pada tahun 2009.

Venezuela pada Januari lalu mengklaim telah mengalahkan Arab Saudi sebagai negara dengan cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia, hingga hampir 300 miliar barel.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads