Pengusaha Batubara Cemas Krisis Global Ganggu Ekspor

Pengusaha Batubara Cemas Krisis Global Ganggu Ekspor

- detikFinance
Sabtu, 08 Okt 2011 11:20 WIB
Pengusaha Batubara Cemas Krisis Global Ganggu Ekspor
Jakarta - Krisis ekonomi global yang diperkirakan mencuat di 2012 nanti bakal membuat ekspor batubara Indonesia mandek. Kepastian dampak krisis ini bisa dilihat November nanti.

Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia Bob Kamandanu ketika ditemui di Jakarta, Jumat malam (7/10/2011).

"Memang ini kan hubungannya antara China-Amerika, dan China-Eropa. Kelihatannya indikasinya ekonomi akan memburuk. Tapi kami berharap, bahwa kebetulan batubara yang kita jual ke luar negeri itu untuk kebutuhan rumah tangga dan bukan untuk industri," jelas Bob.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bob melanjutkan, indikasi pengaruh krisis global terhadap kontrak ekspor batubara di 2012 dapat terihat setalah 2-3 bulan ke depan. "Kita berharap bisa lihat indikasinya setelah 2-3 bulan ke depan," katanya.

"Ini akan terbaca November nanti, setelah kita duduk melihat volume tahun depan baru akan kelihatan, jadi sekarang belum terbaca," ungkapnya.

Sebagai wakil dari pengusaha batubara, dirinya menyampaikan belum ada antisipasi khusus untuk hal tersebut. Sejauh ini kontrak-kontrak ekspor masih terpenuhi. Karena November nanti merupakan masa-masa negosiasi batubara akan dimulai.

"Tapi untuk tahun ini, kontrak-kontrak akan terpenuhi. Sedangkan untuk harga batubara pada saat ini cenderung stagnan US$ 120 per ton. Kadang turun atau naik, jadi masih belum bergerak jauh," tutur Bob.

Untuk tahun ini, Bob menyampaikan total produksi berkisar pada angka 340 juta ton. Untuk kebutuhan domestik dipatok pada angka 65-70 juta ton. Sisanya dipakai untuk kebutuhan ekspor.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads