Dukung Pembatasan BBM Premium, Pertamina Butuh Rp 513 Miliar

Dukung Pembatasan BBM Premium, Pertamina Butuh Rp 513 Miliar

- detikFinance
Senin, 10 Okt 2011 13:05 WIB
Dukung Pembatasan BBM Premium, Pertamina Butuh Rp 513 Miliar
Jakarta - PT Pertamina (Persero) butuh dana investasi Rp 513 miliar terkait kesiapan infrastruktur SPBU untuk mendukung pembatasan konsumsi BBM subsidi untuk kendaraan roda empat tahun depan.

Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan, dana investasi ini diperlukan untuk penambahan tangki pendam BBM non subsidi (pertamax cs) di SPBU seluruh Indonesia.

"Dari sekitar 4.400 SPBU, Pertamina hanya memiliki 70 SPBU. Sisanya dimiliki swasta," kata Karen dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR yang dilaksanakan di Gedung DPR, Senayan, Senin (10/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika kuota BBM bersubsidi tahun depan ditetapkan sebesar 37,8 juta kiloliter (KL), maka pemerintah perlu merevisi Perpres No.55 tahun 2005 dan Perpres No.9 tahun 2006, ditambah kebutuhan investasi tadi.

Dia melanjutkan, investasi penambahan dua tangki pendam, dua dispenser, dan kanopi di setiap SPBU akan membutuhkan dana Rp 393 juta.

"Untuk pembelian dan pemasangan tangki pendam dibutuhkan dana Rp 100 juta dan pembelian dua dispenser mencapai Rp 170 juta," rinci Karen.

Berdasarkan perhitungan Pertamina, total investasi infrastruktur bagi SPBU di Jawa-Bali dapat mencapai Rp 232 miliar. Sedangkan yang di luar Jawa-Bali mencapai Rp 291 miliar.

"Jadi, total investasi mencapai Rp 513 miliar," singkatnya.

(nrs/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads