Larangan Mobil Pakai Premium 'Lagu Lama' yang Selalu Gagal

Larangan Mobil Pakai Premium 'Lagu Lama' yang Selalu Gagal

- detikFinance
Senin, 10 Okt 2011 13:26 WIB
Larangan Mobil Pakai Premium Lagu Lama yang Selalu Gagal
Jakarta - Rencana pemerintah melarang mobil plat hitam di Jawa-Bali untuk menggunakan bensin premium diragukan bakal terjadi. Apalagi saat ini pemerintah masih belum melakukan apa-apa terkait rencana itu.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Ekskutif ReforMiner Institute Pri Agung Rakhmanto kepada detikFinance, Senin (10/10/2011).

"Kalau pemerintahnya gerak cepat, itu sebenarnya masih mungkin terjadi. Tapi kalau melihat sekarang belum melakukan apa-apa, saya kita itu akan mundur lagi," tegas Pri Agung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum lagi, pemerintah masih harus meminta persetujuan dari DPR terkait kebijakan tersebut, ini akan memakan waktu lama, sehingga banyak pihak pesimistis kebijakan ini akan direalisasikan. Mengingat rencana terdahulu pemerintah untuk membatasi konsumsi BBM subsidi gagal dilakukan.

"Kalau menterinya (Menteri ESDM) jadi diganti dan penggantinya kompeten, barangkali itu (pembatasan konsumsi BBM subsidi) akan jadi lebih mudah terlaksana," tukas Pri Agung.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, tiap tahun pertumbuhan konsumsi bensin premium mencapai 8%. Jika tidak ada pembatasan konsumsi, maka di 2012 nanti tingkat konsumsi BBM subsidi bisa mencapai 43,7 juta kiloliter (KL) yang terdiri dari premium sebanyak 28,1 juta KL dan solar & minyak tanah sebanyak 15,6 juta KL.

Tingkat konsumsi ini lebih tinggi dari kuota tahun ini yang mencapai 40 juta KL.

Melalui pembatasan konsumsi BBM subsidi untuk kendaraan roda empat di Jawa-Bali, Agus mengatakan konsumsi BBM subsidi di 2012 bakal ditekan menjadi 37,8 juta KL yang terdiri dari 22,2 juta KL premium dan 15,6 juta KL minyak tanah & solar.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads