Dana Asing Jadi Andalan RI Ngebor Minyak & Gas

Dana Asing Jadi Andalan RI Ngebor Minyak & Gas

- detikFinance
Kamis, 13 Okt 2011 20:25 WIB
Dana Asing Jadi Andalan RI Ngebor Minyak & Gas
Jakarta - Pemerintah mengaku masih membutuhkan investasi asing untuk mengolah sumber daya alam. Salah satu sektor yang membutuhkan adalah minyak dan gas bumi.

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Migas Evita Herawati Legowo dalam pernyataannya seperti dikutip dari situs Ditjen Migas, Jakarta, Kamis (13/10/2011).

"Kami menawarkan peluang bagi investor untuk meningkatkan cadangan minyak Indonesia," cetus Evita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Evita, Indonesia masih membutuhkan investasi asing untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 7% di 2012.

Peranan migas di Indonesia menurut Evita tidak hanya sebagai sumber penerimaan negara, tetapi juga memenuhi kebutuhan industri dalam negeri.

"Sektor migas berfungsi memperkuat pengembangan ekonomi nasional dan akhirnya akan mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan," katanya.

Evita memaparkan, produksi minyak Indonesia menurun karena belum ada penemuan baru yang besar. Sebaliknya, produksi gas meningkat pesat. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara.

Untuk mengatasi penurunan produksi, pemerintah melakukan berbagai upaya, antara lain peningkatan kegiatan eksplorasi di sumur-sumur minyak yang hasilnya cukup menggembirakan.

Selama beberapa tahun terakhir, jumlah wilayah kerja migas yang ditawarkan pemerintah meningkat. Ini menunjukkan meningkatnya minat investor mengembangkan migas di Indonesia, ditambah lagi dengan harga minyak dunia yang terus merangkak naik.
(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads