Demikian disampaikan Manajer Humas PLN, Bambang Dwiyanto yang ditemui di kantornya, Jumat malam, Jakarta (15/10/2011).
"Ini (pencurian listrik) yang menyebabkan adanya losses jaringan listrik non teknis. Kerugian losses mencapai 9% tahun ini tapi tidak semua karena pencurian, paling hanya 1-2%, lainnya diakibatkan secara teknis," kata Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang, selain orang PLN, banyak yang mengerti listrik. Sehingga mereka ada yang bisa nyolong listrik," tambah Bambang.
Tapi, dia mengingatkan, hal semacam itulah yang mengakibatkan adanya gangguan teknis bagi penerangan rumah yang terkadang berujung pada terjadinya kebakaran.
PLN mengaku mensiasati hal ini dengan adanya pemasangan sekering yang bekerja ketika terjadi gangguan listrik. Tapi, lanjutnya banyak orang yang sembarang mengutak-atik listrik di rumahnya membuat sekering pengaman tidak bekerja sesuai sistemnya.
"Kebakaran terjadi karena korsleting, sekering sebagai pengaman yang mematikan listrik rumah jika terjadi sesuatu tidak berfungsi. Karena meteran listrik sering diutak-atik, untuk disalahgunakan," jelas Bambang.
(nrs/ang)











































