Pasokan Gas Kurang, PLN Siaga Impor

Pasokan Gas Kurang, PLN Siaga Impor

- detikFinance
Jumat, 21 Okt 2011 13:45 WIB
Pasokan Gas Kurang, PLN Siaga Impor
Jakarta - PT PLN (persero) masih terus membuka opsi impor gas dari luar negeri, karena sampai saat ini masih kekurangan pasokan gas untuk sejumlah pembangkit listriknya. Bahan bakar gas diperlukan untuk menekan penggunaan BBM yang harganya lebih mahal.

"Itu wacana (impor) tetap jadi salah satu alternatif bagi PLN, kita akan berusaha mengutamakan menggunakan gas domestik. Tapi tidak berarti bahwa kita menutup alternatif untuk impor. Kita tetap gunakan impor gas untuk solusi," ungkap Direktur Energi Primer PLN Nur Pamudji yang ditemui di kantor pusat PLN, Jakarta, Jumat (21/10/2011).

Sejauh ini belum ada yang melarang PLN untuk mengimpor gas belum ada. Namun kebutuhan gas terus disesuaikan dengan pertumbuhan konsumsi BUMN listrik tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin dalam beberapa hari ini kita akan umumkan komitmen gas dalam negeri jika ada tambahan, selama dari dalam negeri ada maka jadwal impor gas akan kita sesuaikan," lanjutnya.

"Untuk gas dalam negeri nanti itu akan diumumkan, kalau sekarang diberitahu itu tidak elok, karena belum tanda tangan. Kalau disebutkan volumenya nanti bisa tahu kontraktor yang memasok gasnya," jawabnya sembari tersenyum enggan memberi tahu.

Untuk jangka panjangnya, PLN memang masih terus membutuhkan tambahan pasokan gas. Pihaknya sampai saat ini terus mengikuti tambahan komitmen gas dalam negeri.

"Gas dalam negeri kan bertambah melalui eksplorasi, setiap ada penambahan kita datangi kontraktornya, kita bicarakan untuk meminta gas. Tapi kita nggak lepas opsi untuk impor, itu tetap jadi pilihan," tegasnya.

(nrs/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads