Indonesia Bukan Negara Kaya Minyak

Indonesia Bukan Negara Kaya Minyak

- detikFinance
Selasa, 25 Okt 2011 11:33 WIB
Indonesia Bukan Negara Kaya Minyak
Jakarta - Pemahaman terhadap energi di Indonesia selama ini banyak yang keliru. Salah satunya terkait pemahaman Indonesia sebagai negara kaya minyak. Data menunjukkan, Indonesia sebenarnya bukan negara kaya minyak.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo dalam artikelnya yang dimuat di situs Kementerian ESDM dan dikutip Selasa (25/10/2011).

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menyebutkan, setidaknya ada 4 pemahaman yang keliru mengenai energi di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, Indonesia adalah negara yang kaya minyak, padahal tidak. "Kita lebih banyak memiliki energi lain seperti batubara, gas, CBM (Coal Bed Methane), panas bumi, air, BBN (Bahan Bakar Nabati) dan sebagainya," jelas Widjajono.

Kedua, harga BBM (Bahan Bakar Minyak) harus murah sekali tanpa berpikir hal ini menyebabkan terkurasnya dana Pemerintah untuk subsidi harga BBM. "Ketergantungan kita kepada BBM yang berkelanjutan serta kepada impor minyak dan BBM yang makin lama makin besar serta makin sulitnya energi lain berkembang," tulisnya.

Ketiga, investor akan datang dengan sendirinya tanpa perlu kita bersikap bersahabat dan memberikan iklim investasi yang baik.
Keempat, peningkatan kemampuan Nasional akan terjadi dengan sendirinya tanpa keberpihakan pemerintah.

Widjajono pun memaparkan potensi energi fosil dan non fosil di Indonesia.


ENERGI FOSILSumber DayaCadangan TerbuktiPotensialProduksi (per tahun
Minyak Bumi56,6 miliar barel3,7 miliar barelΒ 4,5 miliar barelΒ 357 juta barel
Gas Bumi334,5 TSCF112,4 TSCFΒ 57,6 TSCFΒ 2,7 TSCF
Batubara104,5 miliar tonΒ 5,5 miliar tonΒ 13,3 miliar tonΒ 229,2 juta ton
CBM453 TSCFΒ Β Β 
Β ENERGI NON FOSILΒ Sumber DayaΒ SetaraΒ Kapasitas Terpasang
Β Tenaga AirΒ 845 Juta SBMΒ 75,67 GWΒ 4,2 GW
Β Panas BumiΒ 219 Juta SBMΒ 27,51 GWΒ 1,052 GW
Β Mini/Mikro HidroΒ 500 MWΒ 500 MWΒ 0,086GW
Β BiomassΒ 49,81 GWΒ 49,81 GWΒ 0,445 GW
Β Tenaga SuryaΒ -Β 4,80 KWH/m2/dayΒ 0,012 GW
Β Tenaga AnginΒ 9,29 GWΒ 9,29 GWΒ 0,0011 GW
Β Uranium (Nuklir)Β 24.112 Ton atau 3 GW untuk 11 ThnΒ Β 
"Terlihat bahwa cadangan terbukti minyak Indonesia tinggal 3,7 miliar barel. Justru kita lebih banyak memiliki energi minyak," jelasnya.

Indonesia memproduksi minyak sebesar 357 juta barel, mengekspor minyak mentah sebesar 146 juta barel, mengimpor minyak mentah sebesar 93 juta barel dan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 153 juta barel pada tahun 2008 dan mengkonsumsi 457 barel, berdasarkan data ESDM tahun 2009. Artinya, terdapat defisit sebesar 100 juta barel per tahun.

"Cadangan terbukti minyak kita hanya 3,7 miliar barel atau 0,3 % cadangan terbukti dunia. Sebagai Negara net importer minyak dan yang tidak memiliki cadangan terbukti minyak yang banyak, kita tidak bijaksana apabila mengikuti harga BBM murah di Negara-negara yang cadangan minyaknya melimpah," ujarnya.
(qom/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads