"Saya belum dapat informasinya. Kan saya harus terima SK dulu. Itu (penunjukkan dirut PLN) kan saya baru denger dari wartawan," katanya ketika dihubungi detikFinance, Senin (31/10/2011).
Ia mengetahui dirinya ditunjuk sebagia dirut baru PLN setelah menerima banyak SMS (short message service/pesan singkat) dari beberapa wartawan yang ingin melakukan konfirmasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu di Bandung, Pak Dis (Dahlan Iskan) bilang statement itu, terus banyak wartawan yang SMS ke saya," ucapnya.
Dengan demikian, ia belum mau berkomentar mengenai penunjukkan dirinya. Ia menunggu perintah dan SK resmi sebelum nanti berani memberikan komentar lebih lanjut.
"Makanya saya belum mau ngomong dulu, tunggu hitam di atas putih saja dulu. Nanti tunggu pelantikan besok," jelasnya.
Nur Pamudji merupakan salah satu direksi di jajaran PLN yang berusia paling muda. Dahlan menilai Nur Pamudji adalah salah satu orang yang paling mampu menjelaskan tugas bagi PLN.
Nur Pamudji bergabung dengan PLN tahun 1985 sebagai Enjinir Sistem Operasi Pembangkit (1985-2001). Ia meraih gelar Sarjana Teknik Elektrik dari Institut Teknologi Bandung, Indonesia di tahun 1985, kemudian melanjutkan pendidikan Pasca Sarjana Fakultas Teknik University of New South Wales, Australia pada 1995 dan and Master of Public Management dari National University of Singapore di tahun 2003.
Pejabat yang dikenal low profile ini menjabat sebagai Direktur Energi Primer sejak Desember 2009. Sebelumnya, Nur Pamudji adalah General Manager PLN P3B Jawa-Bali pada April 2008. Pria berkacamata itu juga pernah menjabat sebagai Manajer Sistem Operasi Pembangkit Jawa-Bali (2005-2008) dan Manajer Transmisi untuk Area Sulawesi Selatan (2001-2002). Sepanjang tahun 2004 sampai 2005, ia memimpin Tim pengembangan Sistem Kompetensi SDM PLN.
(ang/qom)











































