Penandatanganan ini dilakukan bersamaan dengan penandatanganan penugasan PLN untuk membeli listrik swasta di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (3/11/2011).
"Dengan ditandatangani PoD, maka (KKKS) bisa mulai bekerja (mengembangkan lapangan migas). Kalau nggak ditandatangan oleh Pak Menteri, nggak jalan itu," kata Jero.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan dalam waktu dua tahun mendatang kedua lapangan tersebut sudah dapat memproduksi migas.
Kemudian, Jero Wacik juga mengatakan dirinya menandatangani persetujuan harga jual beli gas dari Santos ke PLN untuk Sampang Madura sebesar 55 juta kaki kubik per hari. Lapangan kerja baru yang diciptakan dari penandatanganan ini sekitar 100 orang.
"Mudah-mudahan orang yang direkrut itu keluarganya masih kurang mampu, sehingga sekaligus bisa menuntaskan kemiskinan," harapnya.
Lalu, ditandatangani juga persetujuan harga jual beli gas sebesar 5 juta kaki kubik per hari dari Pertamina EP ke PLN di Jambi. Pegawai yang akan direkrut sekitar 50 orang.
Satu lagi, Jero Wacik juga mengatakan telah menandatangani pengelolaan wilayah kerja migas Wailawi di Kalimantan Timur.
(nrs/dnl)











































