Ini Permintaan Jero Wacik Kepada Investor Asing

Ini Permintaan Jero Wacik Kepada Investor Asing

- detikFinance
Jumat, 04 Nov 2011 16:14 WIB
Ini Permintaan Jero Wacik Kepada Investor Asing
Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meminta kepada kontraktor, pengusaha, atau investor asing di bidang energi agar berbagi keuntungan dan menghargai lingkungan alam atas sumber daya alam yang digarapnya di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Jaro Wacik saat acara penandatanganan MoU antara PLN dan Vico mengenai jual beli gas metana batubara di kantornya, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (4/11/2011)

"Saya mengajak, agar terus lah bekerjasama, setiap perusahaan yang dari luar bekerja di Indonesia saya harap anda merasa diri anda sebagai orang Indonesia. Maka, cintailah Indonesia. Pemerintah Indonesia akan melindungi anda, anda bisa mendapatkan untung, tapi beri bagian keuntungan anda untuk mengembangkan negara kami dan melindungi lingkungan, kita harus berkembang bersama-sama," seru Jero.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jero melanjutkan, bahwa dirinya terus mengajak setiap perusahaan asing untuk terus bekerja sama, selama perusahaa asing tersebut mau menghargai alam dan lingkungan Indonesia. Ia menggarisbawahi setiap peraturan yang berlaku pun harus ditaati.

"Dimanapun dikerjakan proyek-proyek (bidang energi) yang ada di Indoneia, agar tetap menjaga lingkungan alam Indonesia. Patuhilah aturan kalau ada reklamasi lakukan itu setelah pasca tambang dikerjakan," lanjutnya.

Menurutnya bagi setiap perusahaan tersebut harus memberi bantuan kepada warga-warga yang tinggal di sekitar wilayah kerja yang dikelolanya. Bantuan itu bisa dalam bentuk dana atau melakukan pembinaan terhadap desa-desa.

"Saya harap dilakukan pembinaan desa, kalau ada yng masih di bawah garis kemiskinan maka secara moral harus dibina, beri lah bantuan yang cukup," tukas Jero.

"Untuk orang Indonesia, tidak usah diajak untuk mencintai Indonesia. Kita lahir di sini, orang asing saja mau melestarikan alam setelah bekerja di sini. Indonesia yang punya tempat nggak perlu dihimbau," katanya.

(nrs/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads