Demikian disampaikan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Tubagus Haryono yang ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (4/11/2011).
"Tahapannya kemarin, kita sudah menetapkan calon pendamping Pertamina. Yang existing di tahun sebelumnya kan AKR dan Petronas, yang baru tambah lagi dari SPN," ungkap Tubagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama ini, kan pasokannya nggak berubah seperti yang sudah ada tahun lalu. Untuk tahun ini AKR dapat tambahan 6.000 KL dan SPN memasok 31.000 KL," ujarnya.
Untuk lokasi-lokasi yang dipasok adalah di daerah di luar Jawa, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau Kepulauan, Riau Daratan, Bangka Belitung, Lampung, dan Sulawesi Utara.
"Mayoritas semuanya SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan), dan hanya 1 yang APMS (Agen Penyalur Minyak Subsidi). Itu nanti diprioritaskan untuk nelayan," ringkasnya.
(nrs/hen)











































