Demikian disampaikan Direktur Pengadaan Strategis PLN yang ditemui di gedung MNC Tower dalam acara Simposium Pembangkit Listrik , Jakarta, Kamis (17/11/2011).
"Kita sudah ada komitmen dari Pertamina untuk memasok BBM. Dengan mereka kita ada kontrak payung untuk tiga tahun ke depan. Ini diperpanjang sejak Oktober 2011 kemarin," singkatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika ada kenaikan kebutuhan yang berlebih, dari yang direncanakan tentu akan menambah beban, jadi harus kita penuhi," ujar Bagyo.
Sehingga, jika pihaknya membutuhkan tambahan pasokan BBM, dari PLN akan langsung meminta kepada pihak Pertamina.
Di tempat lain, VP Corporate Communication Pertamina, Mochammad Harun kontrak payung ini merupakan kontrak yang bersifat fleksibel karena sama-sama melibatkan BUMN.
"Kontrak ini untuk mempermudah, dan pasokannya sesuai permintaan PLN nanti, harganya seperti biasa dan sistem dimasukkan ke dalam kontrak," ujar Harun.
Selain itu, Kepala Divisi BBM dan Gas PLN, Suryadi Mardjoeki menyampaikan kebutuhan BBM untuk PLN di 2011 ini ditargetkan hingga 8,86 juta KL. Untuk realisasi triwulan III-2011 sudah mencapai 94% diharapkan tidak melebihi dari 10%.
"Mudah-mudahan (tidak lebih), sepanjang pasokan gas lancar," harap Suryadi.
(nrs/dnl)











































