Demikian disampaikan Kepala Divisi Energi Baru Terbarukan PLN, Mohammad Sofyan yang ditemui di Gedung MNC Tower, Jakarta, Kamis (17/11/2011).
"PLTP yang mulai beroperasi tahun ini adalah PLTP Lahendong IV dengan kapasitas 20 MW, ini sudah beroperasi sekarang sudah masuk ke sistem tapi belum diresmikan," ungkap Sofyan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi itu punya PLN dan PGE, kita beli uap dari PGE, lalu listriknya dibangun oleh PLN," ujarnya.
Untuk masalah harga, pihak PLN membeli uap dari PGE sebesar US$ 4,3 sen per kwh. Sedangkan untuk harga jual listriknya dari PLN dipatok sebesar US$ 7 sen per kwh.
"Harga uap yang kita beli terhitung murah, karena ini kan steam. Kemudian, listrik ini sudah masuk ke jaringan 150 kv di Sulawesi Utara," jelas Sofyan.
(nrs/dnl)











































