VP Corporate Communication Pertamina, Mochammad Harun mengatakan Pertamina belum batal membeli blok Angola tersebut, namun masih menunggu keputusan resmi hingga saat ini.
"Jadi, bukannya tidak jadi membeli. Kita masih menunggu keputusan dari sana, kan belum diputuskan," kata Harun ketika dihubungi detikFinance, Jakarta, Kamis (17/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, sebelumnya Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan pihaknya mendengar salah satu pemilik blok Area 31 berniat membeli saham yang ingin dijual ExxonMobil. "Kalau itu terjadi, kami harus mundur," katanya beberapa waktu lalu.
"Saya baru dengar, belum resmi," singkatnya.
Berdasarkan kabar yang beredar, Pertamina menjadi penawar tertinggi atas saham di blok tersebut, karena BUMN Migas tersebut berani membayar US$ 3,5 miliar.
(nrs/dnl)











































