Demikian disampaikan oleh Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Eivind S. Homme saat ditemui di kantor Bappenas, Jakarta, Jumat (18/11/2011).
"Investasi yang sudah berlangsung itu di bidang petroleum sekitar US$ 800 juta dan sekarang diupayakan untuk meningkatkan investasi di bidang petroleum melalui perusahaan petroleum terbesar di Norwegia yaitu Statoil," kata Eivind.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, investasi yang akan dilakukan Norwegia sifatnya jangka panjang dengan nilai yang cukup besar.
"Tapi kami beri perhatian tentang masalah infrastruktur. Kami juga tahu kalian punya perhatian besar pada masalah ini," jelas Eivind.
Dikatakan Eivind sejauh ini Indonesia dan Norwegia belum tertekan ekonominya di tengah situasi ekonomi global.
"Jadi semoga kita nggak terlalu terpengaruh seperti negara-negara lain di Eropa. Nggak ada jaminan, tapi kita berpikiran positif lah," tukas Eivind.
(dnl/hen)











































