Demikian disampaikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik saat ditemui di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Sabtu (19/11/2011).
"Mereka (Sharp) akan jajaki mana lokasi yang tepat. Dirjen saya sudah ke Jepang untuk ketemu Sharp, ada contoh proyeknya di Thailand seluas 160 ha dipasangi panel surya. Hasilnya listrik 73 MW (megawatt) dengan harga US$ 23 sen per kwh," jelas Jero.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia punya lahan yang luas dan dianugrahi matahari yang luar biasa melimpah. Bila tak dimanfaatkan, kita keliru," kata Jero.
Investasi Jepang ini merupakan investasi baru. Jero mengatakan sudah bertemu dengan bos Sharp.
"Semula mereka nggak yakin kita serius, tapi setelah ketemu komitmen kita clear. Kerjasama ini logis dan serius, jadi kita akan terus kejar," tukasnya.
(lh/dnl)










































