Demikian disampaikan Menteri ESDM Jero Wacik di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Sabtu (19/11/2011).
"Ada 28 titik termasuk di Bali. Selama ini tidak jalan, sudah 16 tahun persiapannya tapi ada saja hambatannya. Saya sedang teliti di mana hambatannya dan apa yang menjadi faktor kurangnya saling pengertian itu," tegas Jero.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga listrik panas bumi sekitar US$ 9 cent per kwh. Sedangkan yang sekarang ini pakai BBM bisa US$ 36 sen per kwh," imbuh Jero.
Jero bakal membuat kerjasama dengan Kementerian Kehutanan untuk diberikan keleluasaan penyelesaian 28 proyek listrik panas bumi.
"Investornya banyak yang mau sebenarnya. Tapi karena karena ada bottleneck (hambatan) di Kemenhut, investor maju mundur kuatir sudah dapat lokasi lalu nggak boleh bor. Tugas saya mempermudah yang macet-macet itu," kata Jero.
"Kita permudah proyek energi baru. Ketahanan energi harus kita jamin. Tinggal kita pilih mana investor yang paling efisien," tukas Jero.
(dnl/dnl)











































