Minyak Tumpah, Chevron Didenda Rp 252 Miliar

Minyak Tumpah, Chevron Didenda Rp 252 Miliar

- detikFinance
Selasa, 22 Nov 2011 11:03 WIB
Minyak Tumpah, Chevron Didenda Rp 252 Miliar
Rio de Janeiro - Raksasa minyak dari Amerika Serikat, Chevron didenda hingga US$ 28 juta atau sekitar Rp 252 miliar akibat tumpahan minyaknya yang mengakibatkan kerusakan lingkungan. Denda Chevron kemungkinan masih bisa bertambah.

Denda itu dikenakan oleh pemerintah Brasil, menyusul insiden tumpahan minyak di dekat ladang Frade yang berlokasi sekitar 370 kilometer dari Utara Rio de Janeiro, yang merupakan rute berpindah ikan paus dan lumba-lumba. Sumur minyak Chevron tersebut mulai bocor sejak 3 pekan lalu.

Menteri Lingkungan Hidup Negara Bagian Rio de Janeiro Carlos Minc mengatakan, Lembaga lingkungan nasional Brasil (Ibama) mengenakan denda kepada Chevron hingga US$ 28 juta. Namun ia buru-buru menambahkan, total denda kemungkinan mencapai US$ 56 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Menteri Energi Brasil Edison Lobao mendesak langkah yang cepat dan tegas, serta menyatakan Chevron kemungkinan akan dikenakan denda tambahan.

"Kami akan bertindak dengan cepat untuk mempelajari apa yang terjadi dan dalam kebijakan yang akan kami ambil," ujarnya dalam konferensi pers setelah Presiden Dilma Rousseff meminta rapat khusus pejabat mengatasi masalah tersebut, seperti dilansir dari AFP, Selasa (22/11/2011).

Pimpinan National Oil Agency, Haroldo Lima mengatakan, Chevron menghadapi serangkaian denda yang masing-masing bernilai US$ 28 juta karena dinilai memberikan informasi yang tidak lengkap terkait insiden tersebut. Namun jumlah pasti denda yang akan dikenakan kepada Chevron masih dalam investigasi.

ANP menuding Chevron memberikan informasi yang salah saat mempresentasikan langkah penanganan yang menyerukan penggunaan peralatan namun belum tersedia di dalam negeri dan juga mempresentasikan gambar kerusakan yang telah diedit.

Menteri Lingkungan Izabella Teixeira juga mengatakan, denda tambahan akan dikenakan jika kerusakan lingkungan terbukti.

Senin sebelumnya, Minc mengatakan kepada wartawan bahwa negara bagian Rio de Janeiro berencana untuk mengenakan denda sendiri yang kemungkinan bisa mencapai 30 juta reals, dan juga tambahan denda lebih dari 20 juta real untuk kerusakan tambahan.

Chevron juga dapat dihalangi untuk mengambil bagian tender eksplorasi dalam 5 tahun kedepan. "Tidak akan ada kekebalan di Rio berkaitan dengan masalah lingkungan," tegasnya.

Ibama mengatakan, lebih dari 5.000 dan 8.000 barel minyak tumpah di lautan, sementara Chevron mengungkapkan angkanya hanya sekitar 2.400 barel.

Country manager Chevron di Brasil, George Buck mengatakan perusahaannya akan mengambil tanggung jawab penuh atas insiden tersebut.


(qom/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads