Proyek Listrik 10.000 MW Tahap I di Luar Jawa Memprihatinkan

Proyek Listrik 10.000 MW Tahap I di Luar Jawa Memprihatinkan

- detikFinance
Kamis, 24 Nov 2011 18:19 WIB
Proyek Listrik 10.000 MW Tahap I di Luar Jawa Memprihatinkan
Jakarta - Progres penyelesaian proyek listrik 10.000 MW tahap I masih berjalan lambat. Masih banyak pembangunan pembangkit yang penyelesaiannya masih minim terutama di luar Jawa

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) Dirut PLN Nur Pamudji dengan Komisi VII DPR RI, hari ini (24/11/2011) terungkap masih banyak pembangkit yang progresnya belum memuaskan.

Nur Pamudji menuturkan misalnya di Jawa Bali ada beberapa pembangkit yang progresnya sangat minim yaitu PLTU III Jatim Tanjung Awar-awar dengan kapasitas 2X350 MW progres baru 56,06%, PLTU II Jateng Adipala 1X650 MW progresnya 34,7%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun ada pembangkit yang sudah progres 100% yaitu PLTU Banten Suryalaya 1X625 MW, rencana COD (Commercial Operation Date) 20 Agustus 2011. Selain itu ada juga PLTU II Banten Labuan 2x300 MW rencana COD 29 Oktober 2011, progresnya 99,99%.

Sementara itu untuk Indonesia Barat antaralain PLTU II Riau Selat Panjang 2x7 M itu masih 0%. PLTU I Riau Bengkalis 2x10 MW rencana COD November 2013, progresnya masih 0%. PLTU I Riau Tenayan 2x110 MW rencana COD Januari 2014, progres masih 0%

Sedangkan PLTU III Babel Bangka 230 MW rencana COD Desember 2011 progres 95,3%. PLTU I Tanjung Balai Karimun 2x7 MW rencana COD Desember 2011 sudah 93,51%

Untuk lokasi di Indonesia Timur, khususnya untuk wilayah I antaralain PLTU I Kalteng Pulau Pisang 2x60 MW rencana COD Februarui 2013 progres 19,5%. PLTU II Sulut Amurang 2x25 MW rencana COD Desember 2011, progres 98,51%. PLTU Gorontalo Angggresk kapasitas 2x25 MW progres 48,33%

Sementara untuk Indonesia bagian Timur wilayah 2 yaitu PLTU I Papua Timika rencana COD dialihkan, progres 0%. PLTU I NTT Ende kapasitas 2X7 MW rencana COD Februari 2012 progres 92,18%

Sebelumnya ia mengatakan Pembangkit-pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang masuk dalam 10.000 MW tahap satu yang sudah beroperasi adalah mencakup PLTU Labuan 2x300 MW, PLTU Indramayu 3x330 MW, PLTU Rembang 2x300 MW, PLTU Lontar 3x300 MW dan PLTU Paiton 600 MW. Sehingga total daya listrik yang sudah berhasil masuk dalam sistim listrik RI dari program 10.000 MW adalah mencapai kisaran 3.690 MW.

Ia mengatakan sampai akhir tahun ini akan tercapai 4.500 MW. Tambahan itu akan berasal dari pembangkit baru yang akan segera beroperasi khususnya di luar Jawa yaitu PLTU Amurang 2x25 MW.

Program percepatan pembangkit 10.000 Mw mengalami berbagai kendala dalam penyelesaiannya akibat aspek teknis maupun non teknis. Pemerintah mentargetkan seluruh Proyek 10.000 MW tahap I akan diselesaikan tahun 2012-2014.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads