Rekind Kerahkan 100 Karyawan Demi Proyek Balongan US$ 238 Juta

Rekind Kerahkan 100 Karyawan Demi Proyek Balongan US$ 238 Juta

- detikFinance
Selasa, 06 Des 2011 22:02 WIB
Rekind Kerahkan 100 Karyawan Demi Proyek Balongan US$ 238 Juta
Jakarta - PT Rekayasa Industri (Rekind) mengerahkan 100 karyawan untuk merampungkan proyek pemanfaatan gas buang di Kilang Balongan, Indramayu yang nilainya US$ 238 juta.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan Rekin Wilka Osca dalam siaran pers, Selasa (6/12/2011).

"Untuk memastikan proyek residue catalytic cracking off gas ton propylene project" (ROPP) dapat beroperasi dengan baik, lebih dari 100 karyawan Rekind lintas fungsi secara khusus ditempatkan dalam assisting pada progres commisioning berlangsung," jelas Osca.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai keterlambatan operasi proyek ROPP ini, Rekind mengatakan telah mengadakan pertemuan pada 5 Desember 2011 antara perwakilan manajemen dan tim proyek dari Rekin dan mitranya dari Jepang, serta Pertamina agar proyek ROPP ini bisa beroperasi dengan segera.

Proyek pemanfaatan gas buang atau ROPP tersebut dikerjakan Rekind bersama mitranya dari Jepang, Toyo Engineering Corporation (TEC).

Sebelumnya, VP Corporate Communication Pertamina M. Harun mengatakan selaku penyelenggaran proyek Rekin harus bertanggung jawab merampungkan proyek ROPP sampai beroperasi.

"Yang perlu perbaikan yaitu XV Valve untuk passing dan Screen Botom Vesel Absorber yang belum berfungsi dengan baik. Diperkirakan pekerjaan tersebut selesai 20 Desember 2011, dan dilanjutkan Start Up (beroperasi) dengan perkiraan produksi perdana tanggal 25 Januari 2012," kata Harun.

Seperti diketahui, penandatanganan kontrak proyek ini dilakukan Pertamina dengan Rekin dan TEC pada 29 Januari 2008.

Sesuai kontrak, proyek ROPP Balongan ditargetkan mulai berproduksi komersial pada September 2010. Namun, hingga kini, proyek belum beroperasi.

Gas buang yang dihasilkan unit pemisah katalis residu (residue catalytic cracking/RCC), sebelumnya hanya dibakar saja untuk menunjang operasi Kilang Balongan.

Namun, melalui proyek ROPP tersebut gas diolah kembali menjadi propilen yang bernilai tinggi. Volume gas buang yang dihasilkan unit RCC di Kilang Balongan mencapai 513 ton per hari atau mengandung etilen sekitar 45.000-50.000 ton per tahun.

Produk etilen yang dihasilkan itu selanjutnya dicampur dengan butana yang ada di "mixed" C4 untuk diolah menjadi propilen dengan kapasitas 179.000 metrik ton per tahun.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads