Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo menyebutkan dana Rp 900 miliar itu akan digunakan untuk mendorong angkutan transportasi beralih dari BBM ke BBG tahun depan. Caranya seperti membangun SPBG dan bengkel, juga untuk menyubsudsidi converter kit untuk BBG sehingga bisa digunakan sektor transportasi umum yang merupakan prioritas pemerintah dalam konversi tersebut.
"Itu untuk 2012 itu untuk menyiapkan SPBG di DKI, Surabaya, dan Bali, termasuk dengan menyiapkan bengkel, dan converter kit-nya. Conventer kit itu sekitar Rp 700 miliar,tapi kita akan dahulukan untuk kendaraan umum, itu kita akan berikan untuk converter kit-nya," ujar Evita saat ditemui di kantornya, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (7/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan tidak harus pakai pipa kan bisa dari mother doughter system, jadi truknya bawa dari ibunya nanti dikasih ke anaknya," jelasnya.
Hal ini, lanjut Evita, bisa mempercepat konversi BBM ke BBG tersebut.
"Step by step, di 2012 tidak langsung anggarannya kan baru Januari, jadi tender segala macam, April-Mei baru bisa kita jalani, ini target kami, paling di 2013 bisa mulai, jadi angkutan umum yang pertama," tandasnya.
(nia/dnl)











































