"Saya sangat berharap tidak akan ada embargo terhadap minyak Iran," ujar Sekjen OPEC Abdullah El-Badri disela-sela Kongres Perminyakan Dunia di Doha, Qatar seperti dilansir dari AFP, Rabu (7/12/2011).
"Akan sangat, sangat sulit untuk menggantikan ekspor dari negara anggota OPEC ini," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Eropa sekarang menghadapi beberapa kesulitan... jadi pemangkasan 865.000 barel per hari dengan segera, saya kira ini akan menjadi masalah," tegasnya lagi.
Uni Eropa pada Kamis pekan lalu memperluas sanksi blokade terhadap perusahaan-perusahaan Iran dan individu, serta mempertimbangkan kebijakan ekstra untuk menekan sektor finansial dan perminyakan Iran. Sanksi diberikan pada 143 perusahaan dan 37 individu setelah keluarnya laporan program nuklir Iran yang dirilis International Atomic Energy Agency (IAEA).
Iran mengeluarkan peringatan harga minyak mentah dunia bisa menembus level US$ 250 per barel jika ada langkah yang memblokade ekspor minyaknya.
"Secepat isu semacam ini dimunculkan secara serius harga minyak akan melonjak hingga di atas US$ 250 per barel," ujar juru bicara kementerian luar negeri Iran, Ramin Mehmanparas akhir pekan lalu.
(qom/dnl)











































