Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif ReforMiner Indonesia, Pri Agung kepada detikFinance, Jumat (9/12/2011).
"Mungkin saja (ada yang jegal pembangunan kilang), karena kenyataannya sudah lebih dari 10 tahun terakhir ini tidak ada penambahan kapasitas kilang BBM nasional, tetap di kisaran 1,05 juta bph (barel per hari). Padahal konsumsi BBM nasional sudah mencapai 1,4 juta bph. sehingga kita harus impor BBM rata-rata sekitar 300-400 ribu bph," tutur Pri Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR Satya W. Yudha mengatakan pembangunan kilang-kilang minyak di Indonesia masih sangat minim. Diduga ada pihak-pihak yang menghambat rencana pembangunan kilang di Indonesia sehingga impor BBM terus jalan.
Seperti diketahui selama Januari-Oktober 2011 Indonesia nilai produk migas mencapai US$ 33,604 miliar, naik drastis 53,99% dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$ 21,822 miliar.
Impor migas ini terdiri dari impor minyak mentah yang nilainya pada periode Januari-Oktober 2011 mencapai US$ 8,866 miliar atau naik 39,3% dibanding periode yang sama tahun lalu US$ 6,36 miliar. Kemudian impor hasil minyak yang biasanya BBM ini juga naik 58,33% di Januari-Oktober 2011 menjadi US$ 23,57 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu US$ 14,886 miliar.
(dnl/hen)











































