3 BUMN Gandeng Perusahaan China Bangun PLTA Jatigede

3 BUMN Gandeng Perusahaan China Bangun PLTA Jatigede

- detikFinance
Rabu, 14 Des 2011 15:17 WIB
3 BUMN Gandeng Perusahaan China Bangun PLTA Jatigede
Jakarta - PT PLN (Persero) telah menunjuk kontraktor pembangunan proyek PLTA Jatigede senilai US$ 239,573 juta. Proyek ini dikerjakan oleh 3 BUMN dengan menggandeng perusahaan China.

Manajer Senior Komunikasi Korporat Bambang Dwiyanto mengatakan kontraktor yang dipilih adalah PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Waskita Karya, dan PT PP Tbk (PTPP) bersama China Sinohydro Corp.

"PLTA Jatigede mampu menghasilkan daya terpasang sebesar 2 x 55 MW. Pembangunan PLTA Jatigede direncanakan akan selesai dibangun dalam waktu 6 tahun," kata Bambang dalam siaran pers, Rabu (14/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nanti pembangunan PLTA Jatigede ini akan dilakukan di dekat bendungan dan waduk Jatigede. Pemerinta berencana menjadikan bendungan dan waduk Jatigede akan digunakan sebagai penyedia air irigasi bagi lahan sawah dan pertanian seluas 90 ribu hektar.

Dari waduknya akan memasok kebutuhan air baku sebesar 3.500 liter/detik. Selain itu, bendungannya digunakan juga sebagai sarana pengendalian banjir.

Untuk pembangunan PLTA ini, PLN bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk perencanaannya. Nota Kesepakatan Kerjasama dilakukan antara PLN dengan Kementrian PU yang telah ditandatangani oleh Dirut PLN Nur Pamudji dan Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU.

Kesepakatan bersama ini bertujuan untuk menjamin tertib penyelenggaraan, pembangunan dan pengeloaan PLTA yang berlokasi di wilayah Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Dalam kesepakatan tersebut, Direktorat Jendral Sumber Daya Air bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan bendungan termasuk waduk PLTA Jatigede. Sedangkan, PLN bertugas untuk membangun dan mengelola operasional PLTA Jatigede.

Pembangunan PLTA Jatigede akan meliputi gedung pembangkit (Power House), berikut dengan saluran pembawa air (water ways), tangki pendatar air (surge tank), pipa pesat (penstock), saluran buang (tailrace), bangunan transmisi (transformer yard dan switchyard), jaringan transmisi (transmission line) serta bangunan penunjang lainnya.
(dnl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads