"Premium kita itu mestinya dinaikkan sedikit supaya bisa kurangi budget dan dipakai untuk pembangunan infrastruktur. Karena sebagian besar premium itukan disalahgunakan," kata Ketua Apindo Sofjan Wanandi di acara Seminar Prospek Ekonomi Indonesia 2012, di Crown Plaza, Jakarta, Senin (19/12/11).
Sofjan menambahkan saat ini bukan saatnya lagi menyalahkan produksi kendaraan bermotor karena sudah menyangkut pertumbuhan industri nasional. Justru yang harus dilakukan adalah bagaimana caranya mengurangi subsidi BBM kemudian mengalihkannya untuk kepentingan infrastruktur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komite Ekonomi Nasional (KEN) merekomendasikan agar pemerintah tak menaikkan harga BBM tahun depan. Kondisi ekonomi global yang belum stabil membuat ekonomi tahun depan penuh dengan ketidakpastian.
Dalam rekomendasinya KEN jelas-jelas menyarankan kepada pemerintah menghindari kebijakan administered price seperti kenaikan BBM karena dianggap bakal mengganggu daya beli masyarakat secara berlebihan ketika dampak perlambatan ekonomi global memberikan tekanan kepada ekonomi Indonesia terlalu berat.
Sementara itu, mulai 1 April 2012 dipastikan mobil pribadi dilarang pakai Premium. Hal ini semakin memperkuat wacana pemerintah beberapa waktu lalu terkait pembatasan atau pengetatan distribusi BBM subsidi.
Menurut Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo mengatakan pemerintah sudah memastikan 1 April 2012 nanti kebijakan pengetatan subsidi akan diberlakukan, salah satunya yakni dilarangnya mobil pribadi menggunakan premium atau BBM subsidi.
(hen/dnl)











































