Asyik! Teken Kontrak Migas, Pemerintah Kantongi Bonus US$ 29,35 Juta

Asyik! Teken Kontrak Migas, Pemerintah Kantongi Bonus US$ 29,35 Juta

- detikFinance
Senin, 19 Des 2011 17:02 WIB
Asyik! Teken Kontrak Migas, Pemerintah Kantongi Bonus US$ 29,35 Juta
Jakarta - Pemerintah menandatangani 13 kontrak kerja bidang migas dengan investasi senilai US$ 119,45 juta. Dari kontrak kerja tersebut pemerintah mendapatkan bonus tandatangan langsung (signature bonus) senilai US$ 29,35 juta.

Menurut Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo, 13 kontrak tersebut merupakan hasil Lelang Reguler Wilayah Kerja Migas tahap I tahun 2011, lelang penawaran langsung tahap II tahun 2011, dan lelang penawaran langsung wilayah kerja gas metana batubara tahun 2011.

"Sebanyak 10 kontrak kerja sama wilayah kerja sama migas dan 3 (tiga) kontrak kerja sama wilayah GMB hasil penawaran langsung WK GMB (gas metana batubara) 2011," ujar Evita di sela penandatanganan kontrak kerja sama investasi bidang hulu Migas di kantor Kementerian ESDM, Senin (19/12/11).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dipaparkan Evita, 10 kontrak wilayah Kerja Migas terdiri dari 4 investor asing yakni:

  • Wilayah kerja Offshore Timor Sea I kontraktor Hess (Indonesia-V) limited
  • West ARU I kontraktor BP West ARU I LTD
  • West ARU II kontraktornya BP West ARU II LTD
  • Halmahera II kontraktornya konsorsium Stratoil Indonesia Halmahera II AS-Niko Resources.
"Sementara 6 kontraktor lokal dari hasil lelang penawaran langsung tahap II/2011 di antaranya Eurorich group LTD, PT anugrah mutiara sentosa, PT Terra Global Vestal Baturaja, dan lainnya. Sementara 3 kontraktor Wilayah kerja GMB dipegang kontraktor PT Bangkanai Energi Resources, PT Bankanai Jaya Perkasa, dan PT Asam-asam Methan Gas," ujar Evita lagi.

Ditambahkannya, 10 kontrak wilayah kerja eksplorasi untuk 3 (tiga) tahun masa eksplorasi berupa studi G&G sebesar 8,15 juta dollar.

"Total investasi komitmen eksplorasi sebesar US$ 102,65 juta, sedangkan bonus tandatangan yang diterima langsung oleh pemerintah sebesar US$ 25,85 juta," ungkap evita.

Sementara komitmen eksplorasi WK GMB dari ketiga wilayah kerja tersebut, total investasi sebesar US$ 16,8 juta sedangakan signature bonus yang didapat pemerintah sebesar US$ 3,5 juta.

"Dengan begitu total 13 KKS wilayah Kerja Bidang Migas investasinya sebesar U$ 119,45 juta dan bonus tandatangan sebesar US$ 29,35 juta," tukas Evita.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads