Demikian disampaikan oleh VP Corporate Communication Pertamina M. Harun di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), di kantor pusat Pertamina, Senin (19/12/11).
"Proyek-proyek ini merupakan bagian dari proyek MP3EI (masterplan percepatan dan perluasan ekonomi Indonesia) untuk membangun infrastruktur energi di seluruh Indonesia," jelas Harun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa proyek utama Pertamina di tahun 2012 yaitu pembangunan Floating Storage Regassification Unit (FSRU) Jawa Barat yang ditargetkan akan beroperasi pada April 2012 dengan kapasitas 3 juta metrik ton per tahun atau setara 400 juta kaki kubik gas bumi per hari (MMSCFD), serta pembangunan kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Cilacap yang akan menambah kapasitas Cilacap hingga 411.000 barel per hari.
"Pertamina bersama ExxonMobil juga telah melaksanakan pembangunan fasilitas produksi Blok Cepu yang diperkirakan akan mulai beroperasi di 2014 dengan kapasitas produksi minyak 165 ribu barel per hari," tutup Harun.
(dnl/hen)











































