Demikian disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan PTBA Achmad Sudarto dalam siaran pers, Rabu (21/12/2011).
"Penetapan konsorsium PTBA untuk pembangunan PLTU tersebut berdasarkan letter of intent (LOI) yang diterbitkan Direktur Pengadaan Strategis PLN pada 8 Desember 2011," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam konsorsium tersebut, PTBA memegang 45% saham, sedangkan CHD mempunyai 55% saham. PTBA akan memasok 5,4 juta ton batubara kalori 4.200 kcal/kg per tahun untuk PLTU tersebut. PTBA telah membuka lokasi tambang di Banko Tengah Tanjung Enim yang salah satunya diperuntukan untuk PLTU tersebut.
Dikatakan Achmad, pembiayaan proyek PLTU senilai US$ 1,59 miliar ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab CHD dan sama sekali tanpa memerlukan adanya jaminan dari pemerintah Indonesia.
(dnl/qom)











































