Menurut Direktur Utama PLN Nur Pamudji, sebanyak 39,6 juta batubara digunakan untuk mengoperasikan pembangkit listrik yang dimiliki PLN.
"39 juta ton ini untuk PLN aja, dan masuk dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP)," kata Nur Pamudji di kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (27/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, kebutuhan penggunaan gas tahun depan diperkirakan mencapai 356,36 terra BTU atau naik 25% dari realisasi 2011. Kemudian pengggunaan fuel mix 2012 sebesar 17,73%.
"Pasokan gas tambah. April akan beroperasi FSRU (floating storage and regasification unit) Teluk Jakarta, kata Pertamina. Hingga volumenya naik dari 300 terra BTU ke 356 terra BTU," ucapnya.
"Fuel mix ada perbaikan yang signifikan 17,7%, ditinjau dari pembangkitan PLN. Kebutuhan untuk PLTU naik 10 juta ton (batu bara)," tegasnya.
Ia menegaskan, perseroan juga terus menurunkan penggunaan energi bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan. Tahun 2012, PLN hanya membutuhkan minyak 7,49 juta kilo liter, turun 30% dari estimasi konsumsi BBM 2011.
"Target bauran yang ketat ini untuk mendukung target persen dibanding estimasi realisasi BPP (Biaya Pokok Penyediaan) tahun 2011. Salah satu program prioritas PLN 2012 adalah menurunkan BPP dengan fokus memaksimalkan produksi listrik non BBM," imbuhnya.
(wep/hen)











































