Aset Diambil Alih Hugo Chavez, Exxon Cuma Dapat Ganti Rugi 10%

Aset Diambil Alih Hugo Chavez, Exxon Cuma Dapat Ganti Rugi 10%

- detikFinance
Senin, 02 Jan 2012 10:37 WIB
Paris - Exxon Mobil Corp gigit jari. Panel arbitrase hanya memerintahkan ganti rugi sebesar US$ 908 juta untuk nasionalisasi aset yang dilakukan Presiden Hugo Chavez. Kompensasi itu berarti kurang dari 10% dari nilai gugatan Exxon.

Juru bicara Exxon mengatakan, Kamar Dagang Internasional atau International Chamber of Commerce (ICC) telah menyatakan BUMN perminyakan Venezuela, PDVSA memiliki kewajiban kontraktual kepada Exxon Mobil.

"ICC menghargai (nilai kewajiban) sebesar US$ 907.588.000," jelas juru bicara Exxon dalam emailnya seperti dikutip dari Reuters, Senin (2/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan itu dibuat oleh pengadilan di Paris yang merupakan markas ICC. Lembaga tersebut menyebut diri mereka sebagai institusi dunia terdepan untuk memecahkan sengketa lintas batas dan mengaku telah menangani ratusan kasus per tahun sejak 1999.

Exxon sebelumnya meminta kompensasi hingga US$ 10 miliar untuk proyek di Ocinoco yang dinasionalisasi oleh Presiden Chavez. Nilai kewajiban tersebut juga hanya kurang dari kompensasi yang ditawarkan Venezuela pada September senilai US$ 1 miliar.

Sebagai tambahan dari klaim ICC, Exxon juga telah mengajukan arbitrase ke International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID) untuk isu yang sama. Juru bicara Exxon mengatakan kasus itu akan diperdebatkan pada bulan depan meski tanggalnya belum dipastikan.

Venezuela kemungkinan juga akan menghadapi arbitrase lain untuk nasionalisasi proyek Cerro egro dan lusinan klaim tertunda dari perusahaan-perusahaan minyak besar seperti ConocoPhillips karena sejumlah nasionalisasi yang besar.

Keputusan ICC tersebut berarti mendekati nilai investasi Exxon untuk proyek tersebut sekitar US$ 750 juta. Namun Exxon berkali-kali menegaskan minta kompensasi untuk kenaikan nilai proyek tersebut.

"Exxon mengambil risiko ketika mereka ingin masuk. Saya yakin mereka mengharapkan lebih dari hanya sekedar membuat uang mereka kembali," ujar Russ Dallen, kepala pialang obligasi di Caracas Capital Markets.


(qom/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads