Dari data yang diberikan Pertamina, ada enam provinsi yang mengalami kelebihan konsumsi BBM subsidi terbesar yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Banten.
"Provinsi Banten mengalami kelebihan kuota 7,2%, DKI Jakarta 6,5%, Jawa Barat 5,2%, Jawa Tengah 4,2%, Jawa Timur 3,8% dan Sumatera Utara 3,3%," kata VP Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun dalam siaran pers, Rabu (4/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Harun, beberapa instansi terkait dan Pertamina menyepakati estimasi konsumsi BBM subsidi hingga akhir 2011 sebanyak 41,91 juta KL, atau bertambah 1,55 juta KL dari kuota yang habis pada pekan ketiga Desember 2011. Estimasi konsumsi tersebut terdiri dari 25,57 juta KL Premium, 1,70 juta Minyak Tanah, dan 14,64 juta KL Solar.
"Akan tetapi realisasi konsumsi hingga akhir tahun ternyata 220 ribu KL lebih rendah dari estimasi," kata Harun.
(dnl/ang)











































