Kejar Target Lifting, BP Migas Tambah 237 Sumur dan 'Sebar' Pejabat

Kejar Target Lifting, BP Migas Tambah 237 Sumur dan 'Sebar' Pejabat

- detikFinance
Kamis, 05 Jan 2012 14:55 WIB
Kejar Target Lifting, BP Migas Tambah 237 Sumur dan Sebar Pejabat
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral meminta lifting minyak dapat mencapai 950 ribu barel/hari. Untuk mencapai target tersebut, BP Migas dan mitranya Kontraktor kontrak kerja sama minyak dan gas bumi (K3S) akan menambah 237 lebih sumur.

Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Usaha Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), Rudi Rubiandini mengakui, target yang dibebankan pemerintah cukup tinggi yakni 950 ribu barel/hari.

"Kami (BP Migas) sebenarnya menargetkan 930 ribu barel/hari pada 2012. Tapi pemerintah maunya 950 ribu barel/hari cukup tinggi, namun kita upayakan bisa capai target," kata Rudi, di Lapangan Stasiun Pengumpul Minyak 1 PT Pertamina EP, Tarakan, Kalimantan Timur, Kamis (5/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mencapai target tersebut, lanjut Rudi, pihaknya akan menambah sebanyak 237 sumur minyak tambahan di tahun 2012. Untuk itu, para petinggi BP Migas saat ini menyebar, turun langsung ke lapangan untuk memastikan dan mempercepat proses eksplorasi dan pengeboran minyak di sumur-sumur baru.

"Hari ini semuanya disebar, ada yang ke Sumatera, Kalimantan, Surabaya, Balikpapan bahkan sampai ke Papua. Tujuan seperti 'lonceng' ayo para K3S segera percepat pengerjaan," ujarnya.

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa sebelumnya mengatakan, lifting minyak tidak tercapai, masih 890 ribu barel/hari.

"Tapi itu hanya beberapa hari saja, namun sebenarnya rata-rata lifting kita 902 ribu barel/hari di 2011," ungkap Rudi.

"Bahkan produksi minyak kita diatas 920 ribu barel/hari. Namun minyak yang dilifting ada sebagian yang masih tersimpan ditangki, ada juga yang tidak sempat terangkut ke tangki sehingga ada yang tidak mencapai target perharinya," imbuhnya lagi.


(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads