Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Usaha Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), Rudi Rubiandini mengakui, target yang dibebankan pemerintah cukup tinggi yakni 950 ribu barel/hari.
"Kami (BP Migas) sebenarnya menargetkan 930 ribu barel/hari pada 2012. Tapi pemerintah maunya 950 ribu barel/hari cukup tinggi, namun kita upayakan bisa capai target," kata Rudi, di Lapangan Stasiun Pengumpul Minyak 1 PT Pertamina EP, Tarakan, Kalimantan Timur, Kamis (5/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini semuanya disebar, ada yang ke Sumatera, Kalimantan, Surabaya, Balikpapan bahkan sampai ke Papua. Tujuan seperti 'lonceng' ayo para K3S segera percepat pengerjaan," ujarnya.
Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa sebelumnya mengatakan, lifting minyak tidak tercapai, masih 890 ribu barel/hari.
"Tapi itu hanya beberapa hari saja, namun sebenarnya rata-rata lifting kita 902 ribu barel/hari di 2011," ungkap Rudi.
"Bahkan produksi minyak kita diatas 920 ribu barel/hari. Namun minyak yang dilifting ada sebagian yang masih tersimpan ditangki, ada juga yang tidak sempat terangkut ke tangki sehingga ada yang tidak mencapai target perharinya," imbuhnya lagi.
(qom/qom)











































