Demikian disampaikan oleh ice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun dalam keterangannya, Rabu (11/1/2012).
Harun mengatakan, nilai penghematan tersebut dilakukan karena perusahaan berhasil memperkirakan harga secara baik sehingga realisasi harga pembelian berada di bawah harga pasar. Pertamina melakukan pembelian secara kontrak pada periode 2 bulan sebelum pengiriman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Pertamina menyatakan berhasil mengamankan pasokan BBM ke seluruh wilayah Indonesia selama 2011. Harun mengatakan Pertamina bisa menjaga suplai sehingga tak terjadi krisis BBM di Indonesia.
"Indikator utamanya adalah tidak adanya krisis pada hari-hari besar nasional, seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru. Padahal, pada saat itu kebutuhan BBM terus meningkat, di sisi lain storage dan fasilitas terminal domestik masih terbatas," katanya.
(dnl/ang)











































