Menteri ESDM Jero Wacik menegaskan pembatasan BBM bersubsidi merupakan amanat UU APBN, Kenaikan BBM bisa dilakukan jika kuota BBM bersubsidi tetap jebol.
"Memang pembatasan BBM dengan sosialisasi konversi dari BBM ke BBG dengan pemasangan converter kit sangat ribet, namun itu sudah perintah undang-undang (APBN 2012), ujarnya seusai rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Senin (16/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini, lanjut Jero, penghematan anggaran subsidi terhadap pembatasan BBM melalui konversi BBM ke LGV dan CNG jumlahnya sangat kecil.
"Perkiraan kami hanya 6,21 juta kilo liter dan itupun cukup sulit terpenuhi karena dari jumlah yang dihemat setidaknya ada 44.000 kendaraan umum yang pakai CNG dan 250 ribu yang pakai LGV," ujarnya.
Ditegaskannya kedua opsi tersebut bisa kedua-duanya diterapkan tergantung situasi yang berkembang, terutama terhadap tingginya harga minyak dunia akibat krisis Timur Tengah.
(spr/hen)











































