Wamen ESDM: Pakai BBG, Suara Mesin Nyaris Tak Terdengar

Wamen ESDM: Pakai BBG, Suara Mesin Nyaris Tak Terdengar

- detikFinance
Selasa, 17 Jan 2012 19:13 WIB
Wamen ESDM: Pakai BBG, Suara Mesin Nyaris Tak Terdengar
Jakarta - Pemerintah terus mendorong masyarakat pengguna mobil pribadi untuk beralih ke bahan bakar gas (BBG) dengan memasang converter kit. BBG memiliki oktan tinggi sehingga bagus untuk mesin kendaraan.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/1/2012).

"Kalau pakai gas oktannya lebih tinggi sehingga ke mesin lebih bagus dan emisinya rendah. Kalau pakai gas, suaranya nyaris tak terdengar," jelas Widjajono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menyatakan converter kit aman digunakan. Saat ini angkot rute Kampung Melayu-Kota sudah menggunakan converter kit. Bahkan untuk Bajaj, memakai converter kit yang tabungnya berada di bawah tempat duduk supir.

Saat ini pemerintah terus mencari jalan agar masyarakat beralih ke BBG. Salah satu caranya adalah mensubsdi BBG jenis liquid gas for vehicle (LGV) sebesar Rp 1.000 agar harganya lebih murah.

"Kalau harga minyak makin tinggi, maka konversi makin menarik karena harga gas relatif stabil," jelas Widjajono.

Seperti diketahui, pemerintah mulai April 2012 akan memberlakukan kebijakan pembatasan konsumsi BBM subsidi dengan melarang mobil pribadi di Jawa-Bali menggunakan bensin premium.

Kebijakan ini bisa menghemat anggaran negara Rp 50 triliun karena hanya di Jawa-Bali. Jika pemberlakukan diperluas ke seluruh Indonesia, maka penghematan bisa mencapai Rp 100 triliun.
(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads