Hal ini disampaikan oleh Ketua KEN Chairul Tanjung dalam sebuah seminar mengenai investment grade di Pacific Place, SCBD, Jakarta, Rabu (18/1/2012).
"Prinsipnya begini posisi KEN jelas kita ingin subsidi berkurang. Kedua, subsidi itu diberikan tidak berupa barang tapi kepada orang. Jika kita menaikkan harga BBM apa nanti jadinya? Kan subsidi tetap, orang miskin mendapatkan harga mahal dan menjadi semakin miskin dan yang kaya harganya sama dengan yang miskin," kata Chairul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Angkutan umum akan dikonversi pakai bahan bakar gas (BBG). Di mana converter kit itu disubsidi pemerintah.
- Soal motor, itu tetap boleh pakai bensin premuim.
- Mobil pribadi tidak perlu subsidi
"Sehingga nanti kita ingin subsidi turun. Prinsipnya APBN yang lebih besar disubsidi itu nantinya dipakai saja untuk pembangunan. Dan infrastruktur," kata Chairul.
Seperti diketahui, mulai April 2012 pemerintah membatasi konsumsi BBM subsidi dengan melarang mobil pribadi di Jawa-Bali menggunakan BBM subsidi. Namun pemerintah mendorong pengguna mobil pribadi beralih ke BBG agar mendapatkan bahan bakar yang lebih murah ketimbang pertamax.
(dru/dnl)











































