Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi VII DPR Bambang Wuryanto dalam rapat kerja dengan Pertamina di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1/2012).
"Karena kalau dipaksakan, Pertamina yakin habis alias bangkrut, karena pasti kalah saing dengan SPBU asing," tegas Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut permintaan tersebut bisa menjadi bumerang bagi Pertamina, karena bisa digugat oleh SPBU asing di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akibat persaingan tidak sehat.
"Minta SPBU asing bangun kilang, itu bahaya, Pertamina bisa digugat ke KPPU," kata Bambang.
Pemerintah pun dinilai Bambang tidak akan berani mengeluarkan syarat seperti itu, karena pemerintah terikat perjanjian internasional.
"Jadi apa yang terjadi, mau tidak mau, suka tidak suka, Pertamina harus bersaing ketat dengan SPBU asing, apa yang akan terjadi habislah Pertamina," ujar pria yang biasa disapa Pacul ini.
Pasalnya kata politisi PDIP perjuangan ini, enam kilang Pertamina termasuk di Cepu memproduksi premium.
"Mau dikemanakan Ppremium itu? Mau dijual ke mana? Apalagi gampangnya Pak Wamen ESDM (Widjajono Partowidagdo) tinggal dikasih zat aditif sudah jadi pertamax, selama saya belajar teknik kimia tidak ada tuh teori seperti itu," ujarnya.
(dnl/dnl)











































