Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo pastikan penggunaan converter kit aman sehingga tidak ada kemungkinan mobil pengguna alat tersebut meledak di tengah jalan.
"Ini enggak bakal seperti LPG, kalau bocor, gasnya itu hanya akan merembes," ujarnya saat ditemui di Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"LGV itu yang jelas lebih berat dari gas, ya semacam cair, jadi hanya merembes kalau bocor," jelasnya.
Widjajono menambahkan, sudah banyak kendaraan umum yang menggunakan bahan bakar gas dan sampai sekarang tidak ada masalah dengan kendaraannya.
"Waktu itu sudah dilihat, ada mikrolet yang menggunakan gas, sudah lama, dan tidak meledak, malah suaranya lebih halus," paparnya.
Menurut Widjajono, penggunaan alat ini juga tidak akan merusak mesin mobil yang automatic. Malahan, penggunaannya bisa efisien dibandingkan bahan bakar minyak.
"Lha, mobil saya saja pakai, tidak akan merusak mesin. Ini kan cuma tambahan alat, tinggal pindahkan ke minyak lagi juga bisa. Saya ke Bandung itu bolak-balik hanya 36 liter gas," pungkasnya.
(nia/ang)











































