Pertamina Beli 15 Kapal Rp 3,3 Triliun

Pertamina Beli 15 Kapal Rp 3,3 Triliun

- detikFinance
Sabtu, 21 Jan 2012 16:20 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) berencana membeli 15 unit kapal senilai US$ 370 juta atau sekitar Rp 3,33 triliun sampai 2014. Ini dilakukan untuk mengamankan distribusi BBM dan elpiji.

VP Corporate Communication Mochamad Harun mengatakan, dari rencana tersebut sebanyak 12 kapal akan dikirim tahun ini, 2 kapal dikirim di 2013, 1 kapal dikirim pada 2014. Kemudian BUMN Migas ini juga tengah menunggu proses persetujuan investasi pembelian 11 kapal lagi yang rencananya akan dioperasikan pada 2015. Jadi rencananya akan ada 26 kapal baru sampai 2015.

"Unit-unit kapal tersebut merupakan bagian dari rencana investasi jangka panjang Pertamina untuk menambah armada kapal baru milik sendiri sebanyak 47 unit hingga 2015. Sejauh ini Pertamina telah menerima kapal sebanyak 21 unit. Penambahan kapal ini merupakan upaya Pertamina terutama untuk meningkatkan kelancaran distribusi BBM, elpiji, dan produk lainnya di Indonesia," ujar Harun dalam keterangannya yang dikutip, Sabtu (21/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Harun, kegiatan distribusi BBM dan produk-produk lain Pertamina 81,6% ditopang oleh transportasi laut, dan sisanya 18,4% menggunakan transportasi non laut. "Besarnya kegiatan porsi transportasi laut tersebut disebabkan Indonesia merupakan negara kepulauan, hal ini juga menjadikan aktivitas perkapalan menjadi penting di Pertamina," kata Harun.

Pertamina selama ini berupaya untuk terus menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat. Hal ini tidak lepas dari peran strategis dari perkapalan sebagai back bone pendistribusian BBM dalam negeri, sebagaimana di atur dalam Keppres No.169 Tahun 2010.

Saat ini Pertamina mengoperasikan 173 kapal tanker yang terdiri dari 153 kapal pengangkut minyak dan 20 kapal pengangkut gas. Dari total jumlah kapal tersebut, 42 diantaranya adalah kapal milik dan 131 lainnya adalah kapal sewa. Sebagai bentuk kepatuhan Pertamina terhadap asas cabotage, seluruh kapal Pertamina tersebut saat ini telah berbendera Indonesia.

"Pertamina juga telah memberikan peran yang cukup luas bagi industri perkapalan nasional. Dari 26 unit kapal yang akan dikirimkan nanti, sekitar delapan unit diantaranya diproduksi oleh galangan kapal nasional," jelas Harun.

Realisasi cargo yang telah didistribusikan oleh kapal-kapal Pertamina di 2011 mencapai total 82 juta kiloliter (KL), naik 4,3% dibandingkan 2010.

Cargo tersebut terdiri dari produk-produk white oil 31 juta KL, black oil 3,9 juta KL, avtur 2,7 juta KL, crude oil 28,8 juta KL, asphalt 4,6 juta KL, elpiji 10 juta KL, serta lub oil dan SBPX sebanyak 0,5 juta KL.

Di 2012, cargo yang didistribusikan diproyeksikan akan meningkat menjadi 84,2 juta KL, terdiri dari produk-produk white oil 33 juta KL, black oil 3,1 juta KL, avtur 3 juta KL, crude oil 29,6 juta KL, asphalt 4,7 juta KL, elpiji 10 juta KL, serta lub oil dan SBPX sebanyak 0,5 juta KL.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads