Hal ini dikarenakan aturan konversi BBM ke BBG baru keluar pada November 2011. Apalagi kata Jero, ketersediaan converter kit masih sangat sedikit, dari yang dibutuhkan sekitar 250.000 unit namun sampai saat ini yang tersedia baru 300 unit.
"Kan aturannya baru ketok palu November lalu, disitulah aturan itu (konversi) ada, jadi tidak bisa buru-buru, tidak bisa dipaksakan harus 1 April 2012, kasihan rakyatnya," ujarnya usai mengikuti Turnamen golf persahabatan keluarga besar dan stakeholder Kementerian ESDM, di lapangan golf Halim Royale 3, Jakarta, Minggu (22/1/2012)..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang dulu cuma cita-cita, tapi sekarang konversi ke gas harus," tegas mantan Menteri Pariwisata tersebut.
Perihal belum adanya koordinasi dengan Pertamina tersebut sebelumnya disampaikan Karen dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII beberapa waktu lalu.
"Kami memang fokus konversi BBM ke BBG, tapi sampai saat ini, rencana yang tertuang dalam Permen ESDM 19/2010 semuanya untuk konversi BBM ke Gas untuk kendaraan umum, kalau kendaraan pribadi tidak," ujar Karen beberapa waktu lalu.
Atas pernyataan tersebut, Anggota Komisi VII DPR, Bambang Wuryanto menilai apa yang dikampanyekan selama ini oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) konversi BBM ke BBG untuk kendaraan pribadi masih angan-angan.
"Artinya program yang selama ini dikampanyekan Pak Menteri dan Pak Wamen sampai pasang converter kit di mobilnya hanya angan-angan semata?," heran Bambang.
Namun menurut Bambang Wuryanto waktu itu, program tersebut patut dipertanyakan, pasalnya dari rencana konversi secara bertahap secara nasional sesuai Permen ESDM 19/2010 oleh PT Pertamina hanya untuk kendaraan umum.
"Jadi sampai saat ini, PT Pertamina sesuai rencananya sampai 2014 hanya konversi untuk kendaraan umum, tidak ada kendaraan pribadi," ujar politisi Partai PDI-Perjuangan ini.
Dirut PT Pertamina, Karen Agustiawan juga mengakui hal tersebut, Perpres yang akan keluar dalam waktu dekat untuk pembatasan semuanya mengatur pembatasan premium ke pertamax.
" Konversi ke gas untuk kendaraan pribadi pemerintah belum bicara pada kami," ujar Karen.
Dipaparkan Karen, untuk 2012 ini Pertamina menargetkan 40% kendaraan umum sudah terkenversi.
"Total jumlah kendaraan umum di provinsi yang terdapat program konversi pada 2012 ada sebanyak 135.256 unit, 2013 ditargetkan lagi sekitar 173,782 unit dan para 2014 ditargetkan 188,918 unit," rincinya.
Namun semua itu memang harus memerlukan perencanaan yang matang dan biaya investasinya sangat besar, mulai harus penyediaan mother station, daugter station, converter kit, SPBG dan lain sebagainya.
(qom/qom)











































