"Tenaga bidang law in petroleum sangat-sangat langka di Indonesia, sangat-sangat jarang, padahal sektor hulu minyak dan gas bumi sudah ada selama sekitar 40 sampai 50 tahun," ujar Deputi Evaluasi dan Pertimbangan Hukum BP Migas Lambok H. Hutahuruk seperti dikutip dari situs BP Migas, Rabu (25/1/2012).
BP Migas melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk kerjasama bidang hukum dengan Fakultas Hukum Unpad pada hari ini. Lambok berharap perguruan tinggi dapat berperan menciptakan tenaga hukum permintakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, untuk memberikan proses pembelajaran bagi mahasiswa senior Fakultas Hukum Unpad, BP Migas membuka kesempatan magang, terutama terkait dengan proses pembuatan skripsi atau makalah akademis lainnya. Lambok mengatakan kesempatan magang tersebut merupakan salah satu cara untuk menjaring praktisi hukum andal di bidang hulu migas.
Dikatakan Lambok, keahlian ahli hukum perminyakan sangat dibutuhkan terutama oleh industri hulu migas yang menyumbangkan sekitar 30 persen penerimaan negara.
(dnl/dru)











































