Menurut Presiden Direktur PT Petronas Niaga Indonesia Azahari Mohd Shuid, banyaknya SPBU 'miliknya' yang tutup tersebut salah satunya belum dijalankannya program pembatasan bahan bakar bersubsidi oleh pemerintah Indonesia.
"Banyak hal yang membuat SPBU kami banyak yang tutup," ujar Azhari, seusai Rapat Dengar Pendapat Umum, dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (25/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Azhari mengakui, dengan program pembatasan BBM subsidi maka pasar Indonesia sangat menggiurkan bagi Petronas. "Pasar Indonesia bisa diakui sangat besar, apalagi kalau pembatasan dilakukan," katanya.
"SPBU kami yang tutup, akan bukan lagi kalau program tersebut dijalankan. Jadi kami masih menunggu kebijakan tersebut," tandasnya.
(hen/hen)











































