"Kalau mau naikin gradual saja. Ini seperti Inggris yang menaikkan harga listriknya 1% per bulan," ujarnya saat ditemui di Kantor Indika Energy, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (27/1/2012).
Sementara itu Negeri Jiran Malaysia, lanjut Widjajono, menerapkan ketentuan batas penggunaan listrik yang berhak di subsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menilai peruntukan listrik murah harus lah tepat sasaran. Jika ini di lakukan, justru program listrik murah justru membuat masyarakat boros energi.
"Listrik murah membuat orang boros listrik. Tapi harus jelas digunakan untuk infrastruktur dan digunakan untuk membuat masyarakat tidak miskin lagi, misalnya digunakan untuk mobnas, dan senjata sendiri, jadi Indonesia jadi dihormati,"
Februari tahun lalu Presiden SBY memang menjanjikan enam program 'serba murah' kepada masyarakat. Salah satu dari Keenam program ini mencakup soal rumah hingga listrik murah, yang alasannya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Kita berencana untuk meningkatkan dan memperluas program-program pro rakyat dengan 6 program baru," jelas SBY pada waktu itu.
Keenam program 'serba murah' yang dijanjikan SBY adalah:
- Program rumah sangat murah
- Program kendaraan angkutan umum murah
- Program air bersih
- Program listrik murah dan hemat
- Peningkatan kehidupan nelayan
- Program peningkatan masyarakat pinggiran perkotaan











































