Pertamina Bangun Terminal Minyak Mentah Rp 4 Triliun

Pertamina Bangun Terminal Minyak Mentah Rp 4 Triliun

- detikFinance
Sabtu, 28 Jan 2012 17:50 WIB
Pertamina Bangun Terminal Minyak Mentah Rp 4 Triliun
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mempersiapkan proses tender proyek Centralized Crude Terminal (CCT) Lawe-lawe senilai US$ 450 juta atau setara Rp 4,05 triliun. Kapasitas kilang tersebut 25 juta barrel atau setara 25 hari cadangan operasi kilang dalam negeri.

"Pembangunan CCT Lawe-lawe berupa Crude Storage beserta fasilitas penerimaan dan blending bertujuan meningkatkan ketahanan stok minyak mentah dengan memaksimalkan penyerapan minyak mentah domestik," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun dalam siaran pers, Sabtu (28/1/2012).

Sehingga, kata Harun, bisa menekan impor yang secara langsung juga akan berpengaruh pada penurunan biaya pengapalan minyak mentah yang cukup tinggi. Ia mengatakan, proyek ini juga bertujuan meningkatkan ketahanan energi serta memberikan fleksibilitas Pertamina mencampur kombinasi antara penyerapan minyak mentah domestic dan impor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CCT Lawe-lawe juga akan dikembangkan menjadi crude hub di Asia Tenggara yang merupakan bagian dari rencana jangka panjang Pertamina menciptakan energi hub di beberapa wilayah Indonesia.

Proyek CCT Lawe-lawe akan menyediakan fasilitas pencampuran minyak mentah, termasuk minyak mentah domestik yang memiliki tingkat kontaminan tinggi, sehingga memungkinkan pembelian minyak mentah dengan berbagai jenis dengan harga yang kompetitif.

"CCT Lawe-lawe akan menjadi fasilitas pencadangan stok minyak mentah untuk semua kilang pengolahan dalam negeri," ujarnya.

Proyek yang telah dikaji sejak tahun lalu itu dalam rangka mengantisipasi beberapa hal seperti kecenderungan menurunnya produksi minyak mentah domestik, keterbatasan spesifikasi minyak mentah yang dapat diolah oleh kilang, tingginya biaya transportasi minyak mentah impor, serta fluktuasi harga minyak mentah dunia.

"Proses lelang dan engineering, procurement and construction (EPC) akan dimulai tahun ini," tambahnya.

CCT Lawe-Lawe akan memiliki kapasitas lebih dari 25 juta barel minyak mentah, terdiri dari 25 tangki penampungan. Proyek tersebut direncanakan dalam dua tahapan dan ditargetkan akan tuntas secara keseluruhan pada 2014.

Sejauh ini, Pertamina telah menyelesaikan proses analisis dampak lingkungan (AMDAL) di areal proyek CCT seluas 750 hektare di Lawe-lawe, Penajam Pasir Utara, Kalimantan Timur. Pemerintah Daerah setempat juga telah menyatakan dukungannya, berupa percepatan proses perizinan agar proyek tersebut bisa segera direalisasikan.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads