Wakil Ketua Komisi VII DPR Effendi Simbolon menyatakan kenaikan TDL 10% mulai April 2012 lebih parah dampaknya ke masyarakat dibanding pembatasan konsumsi BBM subsidi.
"Wahh, itu lebih parah dari pada masalah pembatasan BBM saat ini!" kata Effendi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Snein (30/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Effendi, kenaikan TDL 10% yang rencananya telah masuk dalam APBN 2012 harus diajukan dan disetujui oleh DPR terlebih dahulu. Namun Effendi menyatakan belum tahu soal kenaikan TDL ini. "Boro-boro tahu, saya saja baru dengar dari kamu," ujarnya.
Menurutnya, hingga sampai saat ini rencana kenaikan TDL 10% yang selalu dibilang pemerintah belum sampai di telinganya. "Memang TDL naik 10% keputusannya ada di pemerintah, tapi harus persetujuan DPR dalam hal ini Komisi VII," ujarnya.
"Ya saya tidak tahu, tanyakan saja masalah ini sama Menteri ESDM. Yang BBM saja belum selesai," tandasnya.
Menteri Keuangan Agus Martawardojo kemarin memastikan pada 1 April 2012, sesuai ketentuan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 akan dilakukan kenaikan TDL maksimal 10%.
(dnl/dnl)










































